Faktor Resiko yang Bisa Terjadi dari Penyakit Bronkitis

source gambar : idntimes.com

Sebuah infeksi pada bronkus yang merupakan saluran pernapasan yang paling pertama dari paru-paru merupakan sebuah penyakit Bronkitis. Penyakit yang satu ini menyebabkan peradangan atau bisa disebut juga inflamasi yang kemudian menyebabkan gejala pada gangguan pernapasan. Bronkitis sendiri di bagi menjadi dua jenis diantaranya:

  • Bronkitis akut

Bronkitis  akut ini adalah salah satu jenis Bronkitis yang bisa menyebabkan penderitanya merasakan gejala selama dua sampai tiga minggu. Bronkitis jenis ini merupakan sebuah infeksi pada pernafasan yang memang cukup umum terjadi. Orang yang sering terkena Bronkitis akut ini biasanya anak-anak yang usianya dibawah 5 tahun.

  • Bronkitis kronis

Bronkitis krois ini adalah salahh satu jenis Bronkitis yang disebabkan oleh adanya infeksi pada bronkus  dan biasanya bertahan selama 3 bulan atau bisa juga mencapai tahunan. Beda dengan Bronkitis akut, kalau Bronkitis ini lebih sering menyerang orang yang sudah dewasa yang usianya ada diatas 40 tahun.

 

Faktor Risiko Bronkitis

Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan resiko seseorang saat mengalami Bronkitis, diantaranya:

  • Kebiasaan dalam merokok atau bisa juga mengisap asap rokok
  • Tidak pernah melakukan vaksin influenza atau vaksin pneumonia
  • Terpapar oleh zat-zat yang berbahaya, seperti amonia, debu, atau klorin saat sedang bekerja atau melakukan kegiatan sehari-hari
  • Anak yang usianya masih di bawah 5 tahun atau bisa untuk orang dewasa yang usianya sudah lebih dari 40 tahun
  • Mempunyai sistem kekebalan tubuh yang cukup lemah
  • Memiliki riwayat penyakit lain seperti asam lambung atau gerd

 

Penyebab Bronkitis

Penyebab dari penyakit Bronkitis ini biasanya disebabkan oleh adanya infeksi pada paru- paru yang kebanyakan kasusnya disebabkan oleh virus. Iritasi serta peradangan yang terjadi menyebabkan bronkus ini jadi menghasilkan lendir yang lebih banyak dari biasanya.

Sedangkan untuk Bronkitis yng krois penyebab yang paling umum biasanya disebabkan karena orang tersebut merupakan perokok pasif atau aktif. Pada setiap isapan rokok, terdapat sebuah zat yang bisa berpotensi merusak bulu-bulu yang kecil yang terdapat dalam paru-paru. Padahal bulu-bulu kecil ini memiliki fungsi yang cukup penting untuk meghalau debu dan lendir yang berlebihan.

 

Gejala Bronkitis

  • Batuk yang disertai dengan lendir yang berwarna kuning hampir keabu-abuan atau bisa juga hijau
  • Sakit pada tenggorokan
  • Sesak napas
  • Hidung jadi beringus atau tersumbat
  • Merasakan sakit dan tidak nyaman pada bagian dada.
  • Kelelahan
  • Demam ringan

 

Diagnosis Bronkitis

Supaya bisa mengetahui apakah orang itu mengidap Bronkitis atau tidak, maka memang dibutuhkan beberapa langkah pemeriksaan supaya hasilnya pasti. Biasanya pemeriksaan diawali dengan melihat gejala yang muncul. Selain itu supaya hasilnya lebih pasti ada beberapa tes lainnya yang harus dilakukan diantaranya adalah:

  • Rontgen dada untuk mengetahui kondisi pada sistem pernapasan secara keseluruhan dan juga melihat hal lainnya dari penyebab terjadinya batuk
  • Melakukan pemeriksaan kadar oksigen yang ada dalam darah. Tes yang satu ini dilakukan dengan bantuan alat yang berupa sensor khusus yang ditempelkan pada jari guna mengetahui kadar oksigen yang ada didalam darah
  • Tes darah
  • Tes fungsi paru

 

Pengobatan Bronkitis 

Sebenarnya Bronkitis ini bisa Anda atasi dengan cukup mudah dirumah, tapi jika kondisinya sudah jadi semakin parah sebaiknya tetap kunjungi dokter dan rumah sakit, kunjungilah dokter jika keadaan Anda jadi:

  • Batuknya jadi lebih parah dan dirasakan selama lebih dari tiga minggu lamanya
  • Mengalami demam yang cukup tinggi lebih dari tiga hari
  • Batuk memiliki berdahak dan darah rendah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *